NEWSKATA, MAKASSAR — Dugaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dinilai mengalami ketidakwajaran atas data yang dihimpun dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). (14/9/2026)
Kantor Kecamatan Tallo, Kota Makassar, mengalokasikan anggaran fantastis belanja Jasa Tenaga Kebersihan. Alokasi dana tersebut menyedot perhatian Masyarakat, Dugaan ini terbagi dalam dua pengadaan kegiatan berbeda dengan total mencapai belasan miliar rupiah pada Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan Data SIRUP 2026, Merincikan terdapat dua mata anggaran kegiatan jasa tenaga kebersihan yang direncanakan oleh pihak kecamatan.
Kegiatan pertama dianggarkan dengan nilai pagu sebesar Rp5.592.940.500, sementara Kegiatan kedua memiliki nilai yang jauh lebih besar, yakni mencapai Rp7.105.690.500.
Jika di kalkulasi, total anggaran belanja kebersihan untuk satu wilayah kecamatan Tallo menembus angka Rp12.698.631.000, Dugaan ini merupakan sebuah angka yang sangat besar dan nilai sangat tidak wajar dengan melihat kondisi yang terjadi ditengah masyarakat, untuk lingkup pelayanan kebersihan tingkat kecamatan.
Anggaran yang digelontorkan senilai Rp12,6 miliar hanya untuk jasa kebersihan di tingkat kecamatan.
Masyarakat ingin tahu secara transparan dan apa saja komponen yang terdapat dalam pemetaan kegiatan tersebut, sehingga diperlukan kejelasan serta bagaimana kegiatan tersebut menghabiskan dana yang begitu besar.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kantor Kecamatan Tallo, Kota Makassar belum memberikan klarifikasi secara resmi terkait detail penganggaran dari kedua mata anggaran belanja jasa kebersihan bernilai sangat besar tersebut.
Sehingga masyarakat khawatir atas dugaan tersebut, pasalnya masyarakat pertanyakan transparansi pemerintah kota dalam mengelola uang rakyat agar dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga Berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi resmi dari pihak kecamatan tallo kepada Newskata.media mengenai anggaran yang dinilai kontroversi.
