Newskata- Luwu Utara- Kinerja Lurah Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara mendapat sorotan tajam dari pemuda setempat. Lurah dinilai menutup ruang komunikasi dan cuek terhadap aspirasi pemuda.

Muhammad Baso Ramdhan, pemuda asal Bone-Bone, secara terbuka mendesak Bupati Luwu Utara untuk segera mencopot Lurah Bone-Bone dari jabatannya.

“Kami menilai Lurah Bone-Bone hari ini menutup komunikasi kepada pemuda. Setiap ada aspirasi, tidak pernah direspons. Sikapnya terkesan cuek dan tidak peduli. Pemimpin seperti ini tidak layak dipertahankan,” tegas Ramdhan, Kamis 1 oktober 2026.

Menurutnya, kelurahan seharusnya menjadi rumah bagi semua warga, termasuk pemuda. Pemuda adalah mitra strategis kelurahan dalam membangun daerah, bukan diabaikan.

“Padahal pemuda di Bone-Bone ingin berkontribusi. Mau bikin kegiatan kepemudaan, mau jaga kondusifitas. Tapi kalau Lurahnya saja cuek dan tidak mau diajak komunikasi, bagaimana Bone-Bone mau maju?” ujarnya.

Ia menambahkan, sikap cuek dan tertutup justru akan memicu jarak antara pemerintah dan rakyat.

“Lurah itu pelayan rakyat. Kalau bersikap cuek terhadap warganya sendiri, kepercayaan masyarakat akan hilang. Karena itu kami minta Bupati berani mengambil sikap tegas, copot Lurah Bone-Bone,” lanjutnya.

Ramdhan menegaskan, jika tuntutan tersebut tidak ditindaklanjuti, maka pihaknya bersama pemuda akan turun ke jalan.

*”Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan tegas dari Bupati Luwu Utara, maka kami bersama pemuda Bone-Bone akan melakukan aksi besar-besaran di Kantor Bupati Luwu Utara dan Kantor Camat Bone-Bone sebagai bentuk kekecewaan,”* ancamnya.

Atas dasar itu, Ramdhan meminta 3 hal kepada Bupati Luwu Utara:
1. *Copot Lurah Bone-Bone* karena dinilai gagal membangun komunikasi
2. *Buka ruang dialog* antara pihak kelurahan, pemuda, dan tokoh masyarakat
3. *Tunjuk pelayan rakyat yang baru* yang mau merangkul pemuda dan terbuka terhadap aspirasi

“Kami mendesak Bupati Luwu Utara jangan tutup mata. Jika ini dibiarkan, yang dirugikan adalah warga Bone-Bone sendiri. Kami butuh Lurah yang merangkul, bukan yang cuek,” tutupnya.

 

By admin