Newskata-Bandung, 22 Juli 2026 – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Indonesia (AMPETRA) Indonesia, Bang Yusran, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Perdana Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AMPETRA Jawa Barat kepada Ketua DPW terpilih, Haji Edet. Penyerahan SK tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Deklarasi Perdana DPW AMPETRA Jawa Barat.

 

Penyerahan SK menjadi momentum penting dalam memperkuat legalitas kepengurusan DPW AMPETRA Jawa Barat sekaligus menandai dimulainya kepengurusan resmi organisasi di tingkat provinsi. Diharapkan, kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta memperjuangkan kepentingan masyarakat penambang tradisional di Jawa Barat.

 

Dalam sambutannya, Bang Yusran menyampaikan harapan agar kepengurusan DPW AMPETRA Jawa Barat dapat menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.

 

“SK Kepengurusan DPW AMPETRA Jawa Barat kepada Bapak Haji Edet dengan ini kami serahkan. Mudah-mudahan amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ketua Umum DPP AMPETRA Indonesia, Bang Yusran.

 

Ia menegaskan bahwa DPW AMPETRA Jawa Barat diharapkan mampu mengimplementasikan visi dan misi organisasi melalui berbagai program yang berpihak kepada masyarakat penambang tradisional. Selain itu, kepengurusan juga diharapkan dapat memperkuat kelembagaan organisasi, membangun sinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan, serta mendorong terwujudnya tata kelola pertambangan rakyat yang legal, tertib, aman, dan berkelanjutan.

 

Menanggapi amanah tersebut, Ketua DPW AMPETRA Jawa Barat, Haji Edet, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP AMPETRA Indonesia.

 

“Kami siap menerima, melaksanakan, dan memperjuangkan visi serta misi AMPETRA Jawa Barat. Amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya bersama seluruh jajaran pengurus demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan masyarakat penambang tradisional,” ungkap Haji Edet.

 

Haji Edet juga menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid, profesional, dan mampu menjadi wadah perjuangan bagi masyarakat penambang tradisional di Jawa Barat. Menurutnya, sinergi dan kebersamaan seluruh pengurus akan menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan organisasi.

 

Prosesi penyerahan SK berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Momen tersebut menjadi tonggak awal bagi DPW AMPETRA Jawa Barat untuk melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat koordinasi antaranggota, serta menyusun program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat penambang tradisional.

 

Melalui kepengurusan perdana ini, DPP AMPETRA Indonesia berharap DPW AMPETRA Jawa Barat dapat menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat penambang tradisional, sekaligus mendukung terciptanya pertambangan rakyat yang legal, berkeadilan, dan berkelanjutan.

By admin