Newskata. Com, MAKASSAR – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Jumat (31/7/2026) dini hari. Sedikitnya 50 unit rumah dilaporkan hangus terbakar, mengakibatkan sekitar 90 kepala keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.26 WITA. Armada pemadam segera dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api yang dengan cepat membesar.
“Data sementara sebanyak 50 atap rumah berdasarkan laporan RW setempat,” ujar Fadli.
Menurutnya, cepatnya penyebaran api dipengaruhi oleh kondisi bangunan yang didominasi rumah semi permanen berbahan kayu, ditambah embusan angin yang cukup kencang sehingga api dengan mudah merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.
“Rumah semi permanen atau kayu ditambah angin cukup kencang,” katanya.
Dalam proses penanganan, Damkarmat Makassar mengerahkan sekitar 30 unit armada pemadam, satu unit rescue, serta puluhan personel. Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Berdasarkan pendataan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, sekitar 90 kepala keluarga terdampak akibat kebakaran tersebut. BPBD bersama instansi terkait langsung melakukan asesmen serta menyiapkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga, seperti tenda darurat, terpal, selimut, pakaian, perlengkapan keluarga, hingga kebutuhan bayi.
Meski kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun penyebab tersebut masih menunggu hasil investigasi resmi.
Pemerintah Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dengan bangunan semi permanen, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
