Newskata– Makassar – Di aula Universitas Atma Jaya Makassar, Sabtu lalu, satu semangat menyatukan ratusan jiwa muda: keyakinan bahwa mereka tidak lahir untuk sekadar ada, melainkan untuk meninggalkan jejak. Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Makassar resmi meluncurkan Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) Akbar 2026, mengusung tema yang penuh makna dan visi: “Ad Maiora Natus Sum” — “Aku Dilahirkan untuk Hal-Hal yang Lebih Besar.”
Kegiatan yang menjadi tonggak kaderisasi ini dihadiri jajaran civitas akademika, perwakilan Pemerintah Kota Makassar, PK KNPI, Dewan Senior Penasehat Awam, serta pengurus dan calon anggota baru yang didominasi pelajar, mahasiswa, dan pemuda dari berbagai paroki se-Kota Makassar. Lebih dari sekadar seremonial pembukaan, momen ini adalah penegasan ulang komitmen merawat estafet kepemimpinan yang berakar pada iman, berbuah pada pengabdian, dan berlandaskan semangat kebangsaan.

Kaderisasi: Siklus Hidup, Bukan Sekadar Agenda Sesaat
Ketua Pemuda Katolik Kota Makassar, Yoris Ratu Subah, S.E., atau yang akrab disapa Bung Yoris, menegaskan bahwa MAPENTA bukan sekadar kewajiban konstitusi organisasi. Ini adalah pintu gerbang bagi orang muda berpotensi untuk dibina, ditempa, dan dipersiapkan menjadi penerus yang kokoh berpegang pada nilai kekatolikan sekaligus tangguh menjawab tantangan zaman.
“Kaderisasi adalah denyut nadi organisasi. Di tengah arus perubahan yang makin kompleks, ia tidak boleh lagi dianggap rutinitas semata — ia harus menjadi ekosistem yang tumbuh alami, berkelanjutan, dan bertujuan: membentuk karakter, kapasitas, spiritualitas, dan loyalitas kader,” ujarnya dengan tegas.
Mengusung visi “Grow Further, and Level Up”, Bung Yoris menekankan proses bertahap dan bermakna: “Kami tidak hanya mencari anggota, kami mencari mereka yang siap memperkuat identitas, menumbuhkan semangat pelayanan, dan membawa perubahan bagi Gereja maupun Tanah Air.”
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kota Makassar, jajaran kepolisian, Dewan Senior, serta Universitas Atma Jaya Makassar atas dukungan dan tempat yang disediakan. Kepada calon anggota baru, pesannya lugas: “Ambil peran sepenuhnya. Pilihanmu untuk bergabung adalah langkah awal berjuang dan tumbuh bersama keluarga besar ini.”
Investasi Masa Depan: Lahirkan Agen Perubahan dan Moderasi
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sulawesi Selatan, Erika Tansil, S.H., menilai MAPENTA sebagai investasi terbesar organisasi bagi masa depan bangsa.
“Kami berharap setiap peserta tidak hanya memahami jati diri Pemuda Katolik, tetapi peka terhadap suara masyarakat, terbuka pada kolaborasi, dan teguh pada pengabdian. Dari Makassar, kami ingin melahirkan kader yang menjadi pelopor moderasi, memperkuat toleransi lintas iman, dan berkontribusi nyata bagi Indonesia,” tuturnya dengan harapan tinggi.
Dukungan kuat juga datang dari pemerintah daerah. Mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Makassar, Bryan Ramadhan Brahman, S.STP., mengajak para pemuda untuk menolak sikap diam.
“Jadikan iman sebagai penuntun, jangan biarkan apatis menguasai diri. Tetaplah berjiwa Pancasila, rawat keberagaman yang menjadi kekuatan Makassar. Selama langkah kalian membawa kebaikan, Dispora selalu siap berkolaborasi,” tegasnya.
Dilahirkan untuk Melampaui Zona Nyaman
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Universitas Atma Jaya Makassar, Dr. Rosa Agustina Oyong, S.E., M.Si., M.S.E., yang juga adalah alumni aktif Pemuda Katolik. Dalam sambutannya yang menyentuh sekaligus menginspirasi, ia menegaskan makna mendalam tema yang diusung.
“Kalian diciptakan bukan sekadar untuk bertahan hidup di zona nyaman. Ad Maiora Natus Sum adalah pengingat: kalian dipanggil untuk hal-hal besar, bertindak adil, dan menjadi terang di tengah masyarakat. Manfaatkan ruang ini untuk belajar, berproses, dan bertumbuh,” pesannya.
Ia menambahkan: “Pemuda Katolik bukan sekadar wadah berorganisasi, melainkan rumah untuk membangun persaudaraan sejati yang melampaui perbedaan.”
Dengan satu ketukan palu, MAPENTA Akbar 2026 resmi dimulai — membuka lembaran baru bagi ratusan pemuda Makassar yang siap menjawab panggilan: dilahirkan untuk hal-hal yang lebih besar.

Turut hadir: Ketua Pemuda Katolik KOMDA Sulsel, Ketua ISKA DPD Sulsel, Ketua PK KNPI Tamalate & Makassar, jajaran pengurus MAPENTA, serta tokoh pemuda lintas organisasi Kota Maka
