Newskata.com, Makassar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulawesi Selatan memperkuat sinergi dengan Kodaeral VI Makassar melalui agenda silaturahmi dan audiensi yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan nelayan sekaligus mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua DPD HNSI Sulawesi Selatan, H. A.B. Mappaeawa, bersama jajaran pengurus dan diterima oleh Komandan Kodaeral VI Makassar, Laksamana Muda TNI Abdul Aziz, Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis guna meningkatkan kapasitas ekonomi nelayan. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah optimalisasi Program Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai instrumen penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui pengelolaan koperasi yang profesional dan didukung sinergi berbagai pihak, program tersebut diharapkan mampu memperluas akses permodalan, meningkatkan produktivitas usaha perikanan, memperkuat rantai pemasaran hasil tangkapan, hingga menciptakan nilai tambah yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan.
Selain penguatan ekonomi, HNSI Sulsel dan Kodaeral VI Makassar juga menegaskan pentingnya koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan. Laut yang aman dinilai menjadi faktor utama agar nelayan dapat menjalankan aktivitas penangkapan ikan secara optimal serta menciptakan iklim usaha perikanan yang sehat dan berkelanjutan.
Ketua DPD HNSI Sulawesi Selatan, H. A.B. Mappaeawa, menegaskan bahwa sinergi antara organisasi nelayan dan institusi strategis merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
“Keberhasilan pembangunan sektor kelautan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi nelayan sebagai pelaku utama ekonomi maritim,” ujarnya.
Melalui audiensi tersebut, DPD HNSI Sulawesi Selatan dan Kodaeral VI Makassar berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, memperluas ruang kolaborasi, serta mendukung implementasi berbagai program pemberdayaan masyarakat pesisir, termasuk Program Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi kerakyatan di sektor kelautan dan perikanan.
Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan langkah-langkah konkret yang tidak hanya memperkuat ketahanan maritim, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan nelayan beserta keluarganya, sehingga cita-cita mewujudkan masyarakat pesisir yang sejahtera dan sektor kelautan Indonesia yang maju dapat terus diwujudkan.
