Newskata– MAKASSAR – Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Dr. Abdul Rahman, S.Pt., S.E., M.M., M.Kes., melantik lima pejabat struktural di lingkungan UIT. Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Rektor UIT, Rabu sore, 12 Agustus 2026.
Lima pejabat yang dilantik masing-masing Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Dr. Ir. Lina Mariani, S.Sos., S.T., M.M., menggantikan pejabat sebelumnya Dr. Awaluddin, S.E., M.M., Wakil Dekan FEB Sardi, S.E., M.M., Ketua Program Studi Manajemen Abdul Safrin D. Talli, S.E., M.M., menggantikan Supiati, S.E., M.M., Staf Perpustakaan Rusliana, S.S., M.Hum., serta Staf Lembaga Bahasa Dr. Suci Ayu Kurniah P., S.S., M.Hum.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Yayasan Indonesia Timur Aminuddin, S.H., M.H., Badan Pengawas H. Ambo Asse, Wakil Rektor I Drs. Hanafi A. Kadir, SKM., M.Kes., serta Wakil Rektor II Dr. Arjang, S.T., M.T., M.M.
Dalam sambutannya, Rektor UIT Dr. Abdul Rahman menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah dan tanggung jawab yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa.
“Selamat dan sukses kepada pejabat struktural yang dilantik hari ini. Semoga dapat melaksanakan amanah ini dengan baik dan memberikan pelayanan yang baik kepada mahasiswa,” ujar Abdul Rahman.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk membangun kolaborasi dalam mendorong pengembangan fakultas maupun unit kerja di lingkungan UIT.
“Mari kita berkolaborasi untuk pengembangan Fakultas Ekonomi, Perpustakaan serta Lembaga Bahasa sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik kepada dosen dan mahasiswa,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Indonesia Timur Aminuddin, S.H., M.H., turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Aminuddin menekankan pentingnya memastikan pelayanan akademik dan administrasi di fakultas tetap berjalan meskipun pimpinan berhalangan hadir. Menurutnya, pimpinan fakultas harus membangun koordinasi yang baik dengan wakil dekan dan staf.
“Yang terpenting adalah pelayanan. Jangan sampai tempatnya kosong. Di puncak pimpinan fakultas adalah Dekan. Upayakan koordinasi. Kalau memang ada pekerjaan yang sama sekali tidak bisa ditinggalkan, telepon staf atau wakil dekan supaya standby di fakultas. Itu yang penting,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Badan Pengawas UIT, H. Ambo Asse. Ia meminta Dekan, Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi untuk selalu hadir di fakultas serta membangun komunikasi yang baik bersama seluruh staf.
Menurutnya, keberadaan pimpinan dan staf sangat penting untuk memastikan mahasiswa memperoleh pelayanan secara maksimal.
“Dekan, Wakil Dekan, Ketua Prodi harus standby di fakultas dan harus ada komunikasi bersama staf. Begitu juga perpustakaan harus standby dan selalu dibuka. Jangan sampai mahasiswa ingin membaca, tetapi perpustakaannya tidak terbuka,” kata H. Ambo Asse.
Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga koordinasi, serta mengutamakan kepentingan dan pelayanan kepada mahasiswa.
“Saya harap kita selalu standby, salah satunya untuk memberikan pelayanan kepada mahasiswa,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola internal UIT sekaligus momentum untuk memastikan seluruh fakultas dan unit kerja terus memberikan pelayanan yang optimal kepada mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika.(*)
